SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Selamat datang datang di Masjid Ramadhan Griyashanta Malang, Masjid Kembar Kota Malang.
WAKTU :

Inilah Sosok Para Imam Shalat Tarawih di Masjid Ramadhan Tahun Ini

Terbit 22 Februari 2024 | Oleh : admin | Kategori : Berita / Info / Kegiatan
Inilah Sosok Para Imam Shalat Tarawih di Masjid Ramadhan Tahun Ini

Tinggal menghitung hari, bulan Suci Ramadhan 1445 H segera menghampiri. Salah satu agenda yang tidak terlewatkan di malam bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Jika pada hari-hari biasa, shalat malam (qiyamul lail) cukup dikenal dengan shalat tahajud maka khusus pada bulan Ramadhan shalat malam bisa dilaksanakan setelah shalat Isya’ yang terkenal dengan sebutan shalat tarawih.

Bagi kaum muslimin yang tinggal di kota Malang khususnya di Jl. Soekarno Hatta, Jl. Candi Panggung, di Perumahan Griyashanta, inilah sosok para ustadz yang telah diseleksi dan diangkat menjadi imam shalat Isya’ dan Tarawih di Masjid Ramadhan selama bulan Ramadhan 1445 H.

Ust. Muhammad Abdur Rohim, Usia : 31 tahun, alumni Ponpes Gontor, hafalan Juz Ammaa, Surat dan Ayat-ayat Pilihan, Irama bacaan Qur’an yg dikuasai: bayati, rost, sika dan nahawan, aktivitas saat ini: Kepala TPQ Ramadhan Griyashanta, imam shalat rawatib di beberapa masjid dan membina usaha ternak, Email: Rohimcarriez@gmail.com

Ust. Fariq Akbar, Usia : 30 tahun, alumni: Ponpes Tahfidzil Qur’an Riyadlus Sholihin Probolinggo, hafalan 5 juz, irama bacaan Qur’an bayyati, rost, dan nahawan. Aktivitas saat ini mengajar di beberapa sekolah dan mahad, Email: faricalakbar93@gmail.com

Ust. Iqbal Sabiq, usia : 23 tahun. alumni Ponpes Al Amien Prenduan Sumenep, Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan, hafal Qur’an 30 Juz dengan 7 macam irama bacaan Qur’an. Aktivitas saat ini: Kulian Semester Akhir di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan imam shalat rawatib di beberapa masjid di kota Malang. Email: iqbalsabiq1234@gmail.com

Ust. Muhammad Fawwaz, usia: 22 tahun. Alumni  S1 Ilmu Ekonomi, FEB-UB. Hafalan Qur’an 9 juz, Irama bacaan bayati. Aktivitas saat ini: Asisten Dosen, Pengusaha dan sedang belajar di Griya Tilawah Malang binaan Ust. Alvin Shohih. Sedang menunggu proses melanjutkan pendidikan S2 di Malasyia. Email: fawwaz22muhammad@gmail.com

Ust. Abdurrozzaaq Ashshiddiqi, usia : 23. Alumni SMK Telkom Malang. Hafalan Qur’an 5 juz dengan irama bacaan Qur’an Qurdi, nahawand, hijaz, jiharkah. Aktivitas saat ini: kuliah semester akhir di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan imam shalat rawatib di beberapa masjid di kota Malang. Email: dikizuhri123@gmail.com

Ust. Minhaj, usia : 27 tahun. Alumni:Pondok Pesantren: Sukahideng Tasikmalaya Jawa Barat, hafal Qur’an 30 Juz dengan irama bacaan Qur’an yg dikuasai Jiharkah, sikkah, rast nahawan. Aktivitas saat ini: Pengasuh Mahad Al Qalam MAN 2 Kota Malang, sedang kuliah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Email: minhajalfatih@gmail.com

Ust. Muhammad Abduh, belum ada keterangan yang bisa ditampilkan.

Jadwal Imam Tarawih Masjid Ramadhan Gruyashanta 1445 H

1Ramadhan11-Mar-24Ust. Fariq Akbar
2Ramadhan12-Mar-24Ust. Muhammad Abdur Rokhim
3Ramadhan13-Mar-24Ust. Muhammad Abdur Rokhim
4Ramadhan14-Mar-24Ust. Muhammad Abdur Rokhim
5Ramadhan15-Mar-24Ust. Fariq Akbar
6Ramadhan16-Mar-24Ust. Iqbal Sabiq
7Ramadhan17-Mar-24Ust. Muhammad Fawwaz
8Ramadhan18-Mar-24Ust. Muhammad Fawwaz
9Ramadhan19-Mar-24Ust. Fariq Akbar
10Ramadhan20-Mar-24Ust. Fariq Akbar
11Ramadhan21-Mar-24Ust. Abdurrozzaaq Ashshiddiqi
12Ramadhan22-Mar-24Ust. Abdurrozzaaq Ashshiddiqi
13Ramadhan23-Mar-24Ust. Minhaj
14Ramadhan24-Mar-24Ust. Minhaj
15Ramadhan25-Mar-24Ust. Iqbal Sabiq
16Ramadhan26-Mar-24Ust. Iqbal Sabiq
17Ramadhan27-Mar-24Ust. Muhammad Abdur Rokhim
18Ramadhan28-Mar-24Ust. Muhammad Abdur Rokhim
19Ramadhan29-Mar-24Ust. Muhammad Abduh
20Ramadhan30-Mar-24Ust. Muhammad Abduh
21Ramadhan31-Mar-24Ust. Muhammad Fawwaz
22Ramadhan01-Apr-24Ust. Muhammad Fawwaz
23Ramadhan02-Apr-24Ust. Fariq Akbar
24Ramadhan03-Apr-24Ust. Fariq Akbar
25Ramadhan04-Apr-24Ust. Abdurrozzaaq Ashshiddiqi
26Ramadhan05-Apr-24Ust. Abdurrozzaaq Ashshiddiqi
27Ramadhan06-Apr-24Ust. Minhaj
28Ramadhan07-Apr-24Ust. Minhaj
29Ramadhan08-Apr-24Ust. Iqbal Sabiq

Bagaimana Pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Ramadhan?

  1. Shalat Tarawih dilaksanakan sesudah rangkaian ibadah shalat Isya’- shalat sunnah ba’diyah isya, dan kajian Tarawih. Mengapa sesudah kajian tarawih? Hal ini karena pertimbangan teknis saja dengan tujuan agar semua jama’ah bisa mengikuti kajian tarawih terlebih dahulu.
  2. Shalat Tarawih dilaksanakan sebanyak  8 rakaat dengan 4 kali salam, bagi jama’ah yang terbiasa 20 raka’at bisa ditambah sendiri di rumah masing-masing.
  3. Pada 10 malam terakhir, imam membaca do’a qunut.
  4. Biasanya imam memimpin dzikir dan do’a setelah shalat witir.

Tentang Shalat Tarawih

Shalat tarawih adalah salah satu ibadah sunah yang dikerjakan umat muslim setiap malam selama bulan Ramadan. Qiyamul lail berarti mendirikan salat di malam hari, yaitu salat malam yang dikerjakan sebelum tidur. Shalat tarawih termasuk ke dalam qiyamul lail atau sering disebut salat qiyam ramadan. Salat qiyam ramadan yaitu salat yang bertujuan menghidupkan malam-malam bulan Ramadan. Lantas apa itu arti salat tarawih?

Istilah tarawih berasal dari bahasa Arab, yakni tarwihah yang memiliki arti istirahat. Shalat tarawih secara terminologi adalah shalat sunah yang pengerjaannya dilakukan hanya di malam-malam bulan Ramadan. Orang yang melakukan shalat tarawih biasanya beristirahat sejenak setelah melaksanakan empat rakaat. Hal ini yang menjadikan nama salat sunah di malam bulan Ramadan ini menjadi shalat tarawih. Istirahat sejenak dilakukan karena durasi melakukan Qiyam Ramadan yang cukup lama. Penggunaan istilah tarawih belum digunakan pada zaman Rasulullah SAW. Shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari biasa dikenal dengan Qiyam Ramadan. Masa kekhalifahan Umar bin Khattab menjadi awal mula dikenalnya istilah tarawih.

Keutamaan Shalat Tarawih
Shalat tarawih merupakan ibadah yang ada pada bulan Ramadan namun tidak ada pada bulan lainnya. Meskipun ibadah sunah, shalat tarawih menawarkan ganjaran yang luar biasa dan memiliki banyak keutamaan yang bisa mendatangkan berkah. “Barang siapa yang melaksanakan salat tarawih bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) seperti ia salat dalam satu waktu malam penuh.” (HR Ahmad).

Berikut keutamaan shalat tarawih:

  1. Diampuni Dosa Terdahulu. Shalat tarawih memiliki keutamaan utama yaitu bagi yang melaksanakannya akan mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa yang terdahulu. Sesuai dengan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim. “Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadan, karena iman dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
  2. Melapangkan Rezeki. Shalat tarawih biasa dilakukan secara berjamaah di masjid. Saat bertemu di masjid, umat muslim akan menjalin tali silaturahmi. Menjaga silaturahmi yang baik dengan sesama muslim dapat melapangkan rezeki. “Seseorang yang menyambung silaturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan seseorang dengan kebaikan semisal. Akan tetapi seorang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain.” (HR. Bukhari).
  3. Pahala Berlipat Ganda saat Berjamaah. Bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadan Ibadah akan diberikan pahala yang berlipat ganda. Shalat tarawih dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah di masjid dan dijanjikan pahala yang meningkat hingga 27 derajat. “Salat berjamaah lebih utama dibanding soalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari).
  4. Memakmurkan Masjid. Shalat tarawih yang dianjurkan dilaksanakan di masjid akan menjadi alasan untuk mengunjungi masjid. Masjid merupakan rumah Allah SWT, jika sering mendatangi masjid maka akan mendapatkan kemakmuran dan ketenangan hati.
  5. Berpahala Saat Semalam Penuh. Jika melaksanakan shalat tarawih, maka akan diberikan pahala berlipat ganda yang sama seperti pahala salat semalaman. Nabi Muhammad SAW pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya, lalu bersabda, “Siapa yang salat bersama imam sampai selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. Ahmad). 
  6. Meraih Keberkahan di Bulan Ramadan. Bulan Ramadan merupakan waktu di mana Allah SWT menurunkan keberkahan, ampunan, dan anugerah. Melaksanakan shalat tarawih menjadi salah satu cara menghidupkan bulan Ramadan. Keberkahan shalat tarawih dapat menjadi jalan untuk mendapatkan keberkahan-Nya di bulan suci Ramadan. 
  7. Menutupi Kekurangan Ibadah. Shalat tarawih akan menjadi penolong bagi seseorang di kemudian hari dari ketidaksengajaannya meninggalkan ibadah wajib. Seperti yang diriwayatkan dalam hadis at-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah salatnya. Jika salatnya bagus maka dia beruntung dan selamat. Namun jika salatnya buruk maka dia sengsara dan merugi. Jika ada kekurangan dari salat fardhunya, mempunyai pahala salat sunah untuk melengkapi kekurangan salat fardu. Kemudian seluruh amalnya seperti itu.” 
  8. Meningkatkan Kesehatan Tubuh. Shalat tarawih memiliki banyak rakaat, jika rutin melaksanakan salat tarawih niscaya akan menyehatkan tubuh. Gerakan-gerakan salat tarawih mampu menyehatkan tulang dan persendian. Gerakan salat tarawih juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula dalam darah sekaligus membakar kalori. Jika dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kekuatan dan kesehatan tubuh.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Tarawih,

Tata cara shalat tarawih sama sebagaimana shalat lima waktu:

  1. Membaca niat shalat tarawih
    Sebagai imam: أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
    Sebagai makmum: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca surat Al-Fatihah dan satu surat pendek.
  4. Rukuk dengan tumakninah dan membaca tasbih rukuk.
  5. I’tidal dengan tumakninah dan membaca doa I’tidal.
  6. Sujud pertama dengan tumakninah dan membaca tasbih sujud.
  7. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah dan membaca doa duduk di antara dua sujud.
  8. Sujud kedua dengan tumakninah dan membaca tasbih sujud.
  9. Duduk istirahat sejenak (selama pembacaan 1 kali tasbih atau subhanallah) sebelum bangun.
  10. Bangun untuk melanjutkan rakaat kedua dengan gerakan yang sama seperti urutan raka’at pertama begitu seterusnya.
  11. Kemudian duduk tasyahud (tawaruk) dan  membaca tasyahud atau kalimat syahadat, shalawat Nabi kemudian membaca salam pertama sambil menoleh ke kanan dan membaca salam kedua sambil menoleh ke kiri.
  12. Setelah dua rakaat selesai, ulangi lagi sampai 8 rakaat atau 20 rakaat tergantung pilihan rakaat dan ditutup dengan shalat witir. (admin/ skr).

Dukungan Infaq untuk Syi’ar & Da’wah Islam di Masjid Ramadhan Griyashanta:

Rek Bank Syariah Indonesia (BSI) 3232 3131 36 a.n. Yayasan Masjid Ramadhan Griyashanta

Konfirmasi Transfer: https://wa.me/081334512334

Sumber Naskah : Tim Peribadatan YMRG

Konsultasi Naskah: Tim YMRG Mlng

Kunjungi juga syi’ar kami:

Facebook https://www.facebook.com/takmirmasjid.ramadhan 

Instagram https://www.instagram.com/masjid_ramadhan , https://www.instagram.com/tpq__ramadhan

Youtube https://youtube.com/@masjidramadhantv

Tiktok https://www.tiktok.com/@masjid_ramadhan

SebelumnyaDonatur Pembangunan Masjid Ramadhan 2024 SesudahnyaMenyambut Berkah, Mendulang Pahala di Bukber Ceria Masjid Ramadhan 1445 H

Berita Lainnya

0 Komentar